Sabtu, 16/12/2017

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : [email protected]

Tertipu Toko Online, PNS Lapor Polisi


Jumat, 10/01/2014 20:02 WIB -

SRAGEN—Situs jual beli online tak selamanya bisa menjamin transaksi berjalan lancar. Buktinya, salah seorang PNS di Sragen, Dwi Eko Suwarno (23) nekat melapor ke polisi karena merasa tertipu oleh salah satu pemilik barang di situs jual beli barang Tokobagus.com.
PNS asal Tanjunganom RT 9 RW III, Trayu, Banyudono, Boyolali itu melapor ke Polres Sragen karena merasa ditipu oleh seseorang bernama Indri Saputri yang menjual kamera lewat situs itu. Namun setelah uang ditransfer, barang tersebut tidak kunjung
dikirimkan.
Informasi yang dihimpun Kamis (9/1), kejadian tersebut bermula ketika beberapa hari lalu, korban tertarik membeli kamera jenis Nikon D5100 yang ditawarkan di situs tersebut. Tak lama berselang ia mendapat tawaran dari 1234 mobile dengan harga Rp 7,05 juta.
Dalam penawaran itu, korban juga diminta menghubungi Indri Saputri dengan nomor HP 089694878877 untuk bisa memesan kamera yang dimaksud. Saking ngebetnya, korban langsung menghubungi nomor tersebut dan kemudian sepakat melakukan transaksi.
Dalam teleponnya, perempuan itu juga meminta korban mentransfer uang sejumlah Rp 7,05 juta ke Bank Mandiri dan Bank Jateng dengan nomor rekening 900-00- 1463616-2 atas nama Indri Saputri. Setelah terjadi deal, pada tanggal 2 Januari lalu sekitar pukul 13.10 WIB korban bergegas menuju ke Bank Mandiri Sragen untuk mentransfer uang ke rekening yang disebutkan.
Korban pun mentransfer sejumlah Rp 7,05 seperti yang disarankan. Setelah uang terkirim, korban menghubungi terlapor lagi dan memberitahukan jika transfer sudah berhasil. Dengan nada meyakinkan, terlapor menjawab barang akan segera dikirim paling lambat tiga hari langsung ke alamat
korban.
Akan tetapi hingga lewat tiga hari bahkan satu minggu kemudian, barang tersebut tidak kunjung dikirim. Ketika berusaha dikonfirmasi, nomor HP milik terlapor justru tidak lagi bisa dihubungi. Karena sudah putus asa dan merasa tertipu, korban akhirnya nekat melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Sragen.
Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Sri Wahyuni mewakili Kapolres AKBP Dhani Hernando mengatakan saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Menurutnya, dalam laporannya korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 7,05 juta. Wardoyo