Jumat, 25/07/2014

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : harianjoglosemar@gmail.com

Penembakan John Kei Sesuai Prosedur

  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_validate() should be compatible with views_handler::options_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_submit() should be compatible with views_handler::options_submit($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter_boolean_operator::value_validate() should be compatible with views_handler_filter::value_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter_boolean_operator.inc on line 159.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_validate() should be compatible with views_plugin::options_validate(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_submit() should be compatible with views_plugin::options_submit(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.

Senin, 20/02/2012 06:00 WIB - Detik

JAKARTA—Polda Metro Jaya menyatakan, penembakan John Kei di Hotel C’One saat penangkapan Jumat (17/2) lalu sudah sesuai prosedur. Kalaupun dinilai menyalahi prosedur, Polda menyerahkan sepenuhnya pada Propam.
“Menembak adalah kewenangan polisi. Dan penembakan itu sudah sesuai prosedur,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Minggu (19/2).
Rikwanto mengatakan, kewajiban seorang anggota polisi adalah memberantas segala bentuk kejahatan di muka bumi. Amanat tersebut menurutnya, sudah tertuang dalam perundang-undangan. ”Polisi jelas tugasnya untuk menegakkan hukum,” kata dia.
Rikwanto mempersilakan keluarga John Kei melapor ke Propam Mabes Polri bila merasa tidak puas dengan penangkapan John Kei. ”Melapor atas ketidakpuasan itu sah-sah saja. Silakan saja. Itu hak mereka,” terangnya.
John Kei ditangkap di Hotel C’One Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (17/2) malam. Polisi menyebut, John Kei terlibat dalam pembunuhan Ayung alias Tan Hari Tantono (50) di kamar 2701 Swiss-Bellhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Selasa 27 Januari malam.

Rekaman CCTV hotel tersebut menunjukkan John Kei menemui Ayung di kamar hotel tersebut. Polisi menyatakan, rekaman CCTV merupakan bukti keterlibatan John Kei dalam pembunuhan tersebut.
Hasil analisis rekaman CCTV oleh kuasa hukum John Kei, Tofik Candra, menghasilkan tiga opsi peristiwa. ” Pertama, Ayung dipukuli setengah mati, John keluar,” ujar Tofik Chandra di RS Polri Kramat Jati, Minggu (19/2).
”Kedua, dimatiin John duluan, lalu anak-anak datang menutupi ini. Ketiga, seperti yang kita sampaikan yakni tiga orang serahkan diri, polisi minta barang bukti, dan dikasih pisau,” imbuhnya.
Tofik menjelaskan, pada 26 Januari pukul 21.17 WIB John Kei datang dengan tiga temannya ke Swiss-Belhotel. Sekitar 15 Menit kemudian, datang Ayung sendiri.
”Lalu teman John Kei yang pengacara datang. Ayung dan John Kei bertemu dan tertawa,” terangnya.
Ayung memanggil John Kei panglima. Kata Ayung, dia akan berbicara masalah pabrik. John Kei mempersilakan Ayung berbicara dengan pengacaranya agar nanti ditindaklanjuti.
Menurut dia, Ayung memiliki masalah terkait limbah pabriknya. Satu direktur perusahaan PT Sanex Steel, di mana Ayung menjadi bosnya, sudah ditahan. Karena itu Ayung minta pertolongan John Kei.
”Waktu itu anak-anak (anak buah) datang 11 orang, nggak diundang Bung John. Kebiasaan keluarga ini, di mana Bung John ada ini pasti anak-anaknya datang. Lalu Ayung bilang, saya minta waktu bicara dengan adik-adik. Tidak ada kesepakatan mengenai fee. Terjadilah hal itu (pembunuhan),” papar Tofik.

Detik