Minggu, 23/11/2014

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : harianjoglosemar@gmail.com

Pedagang Mobil Bekas Cabut dari Bursa Mobil Bekas Sriwedari

  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_validate() should be compatible with views_handler::options_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_submit() should be compatible with views_handler::options_submit($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter_boolean_operator::value_validate() should be compatible with views_handler_filter::value_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter_boolean_operator.inc on line 159.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_validate() should be compatible with views_plugin::options_validate(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_submit() should be compatible with views_plugin::options_submit(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.

Kamis, 17/11/2011 09:00 WIB - Yasser Arafat

SOLO—Bursa mobil bekas yang selama ini menjadi salah satu potensi perekonomian Kota Solo dinilai sejumlah pengusaha mobil bekas menjadi penyebab lesunya penjualan mobil bekas di Solo. Hal ini membuat banyak pengusaha mobil bekas di Solo mengundurkan diri dari Bursa Mobil Bekas dan memiliki membuka usaha sendiri.
Demikian disampaikan Tommy Munying, salah seorang pengusaha mobil bekas yang dulu aktif mengikuti bursa mobil bekas tiap hari minggu di Wisata Bursa Otomotif Taman Sriwedari (WBOTS). “Saya memutuskan untuk tidak lagi mengikuti bursa mobil bekas di Taman Sriwedari karena memang sekarang mulai sepi. Banyaknya bursa mobil bekas di Solo justru membuat pasar mobil bekas sepi,” kata Tommy, kepada Joglosemar, pekan lalu.
 Lesu
Hal senada juga disampaikan oleh Istakhori, pengusaha mobil bekas lainnya yang juga memutuskan diri untuk tidak lagi ikut bursa mobil bekas. Dirinya mulai menarik diri dari bursa mobil dan memilih berjualan mobil bekas sendiri dimulai sejak bulan Mei 2011 lalu.
“Salah satunya karena memang sekarang pasar mobil bekas lesu karena adanya banyaknya bursa mobil di Solo. Di satu sisi memang para calon pembeli mobil bekas itu memiliki lebih banyak referensi soal mobil bekas, sehingga calon pembeli lebih selektif. Jadi lebih baik jual sendiri saja di showroom  sendiri,” ujar Istakhori.
Di samping itu, alasan ekonomi juga menjadi salah satu penyebab yang membuat saya menarik diri dari bursa mobil bekas. Setiap kali dirinya mengikuti bursa mobil bekas di hari Minggu, untuk setiap unit yang dibawanya, Istakhori minimal mengeluarkan ongkos sekitar Rp 50.000.
“Ongkos itu untuk BBM dari rumah menuju tempat bursa mobil bekas, untuk parkir pun dikenakan biaya, dan untuk biaya jaga dan bersih-bersih. Dengan ongkos sebesar itu, belum tentu mobil bekas yang saya bawa laku,” terangnya.
Istakhori menyatakan, bukan hanya dirinya saja yang sudah jengah dengan bursa mobil bekas. Setidaknya lebih dari 40 persen pengusaha mobil bekas yang tadinya bergabung di bursa mobil bekas Sriwedari, memilih untuk berjualan sendiri.  “Bahkan showroom-showroom mobil bekas yang besar di Solo pun banyak yang menarik diri,” tukasnya.

Yasser Arafat