Sabtu, 23/09/2017

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : [email protected]

Opini


Tingkat Penjualan lebihi Target

Senin, 09/12/2013 21:58 WIB SOLOÔÇöUntuk mengapresiasi konsumen loyal, Daihatsu menggelar acara bertajuk Daihatsu Fun Family. Dalam acara tersebut, 80 orang pengguna mobil Daihatsu diajak untuk mengakrabkan diri antara sesama di Jawa Dwipa Resort, Tawangmangu, Sabtu (7/12). Sebanyak 80 unit mobil Daihatsu dari berbagai tipe berjajar rapi di halaman The Park Mall Solo, tak hanya tipe terbaru saja, namun tipe lama seperti Daihatsu Charade yang dikenal sebagai generasi lama tipe hatchback milik Daihatsu juga turut ambil bagian.

Merawat Sungai di Solo

Jumat, 11/10/2013 09:00 WIB Warga bantaran sungai di Kota Solo dikhawatirkan berpotensi terserang beragam penyakit menyusul banyaknya sampah menumpuk di sungai. Bahkan di musim kemarau seperti ini, tumpukan sampah banyak memenuhi permukaan sungai. Untuk jumlah terbanyak volume sampah yang menggenangi permukaan sungai adalah ada di Sungai Kali Pepe.

Menanti Gebrakan Yu-Ro

Jumat, 11/10/2013 09:00 WIB Pemimpin baru Karanganyar Juliyatmono dan Rohadi Widodo (Yu-Ro) ditetapkan sebagai pemenang Pilkada akhir September lalu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Wahyu pulung konon telah memilih dan manjing pada Sang satria piningit. Namun satria piningit sekalipun tidak begitu saja kalis nirsambikala, terhindarkan dari marabahaya, dan tidak tersentuh godaan berbuat kesalahan selama memimpin pemerintahan. Atau bahkan menganggap remeh persoalan dan masalah yang diwariskan dari pemimpin sebelumnya. Sebaliknya pemimpin terpilih harus tetap berbenah, harus tetap belajar, membangun dan mewujudkan cita-cita menuju Karanganyar menuju kota modern yang dinamis dan mempunyai integritas, yang memayu hayuning bawono.

Reformasi TNI Berakhir pada 2014

Jumat, 11/10/2013 09:00 WIB Tamu kita, Kusnanto Anggoro, pengamat militer dan pertahanan, akan membahas mengenai efektivitas reformasi internal yang berjalan di tubuh TNI dan fenomena-fenomena yang berkembang saat ini.

Penyadaran Perilaku Berkendara

Kamis, 10/10/2013 09:00 WIB Persoalan keselamatan dan kepatuhan berkendara menjadi persoalan serius di negeri ini. Terutama di kalangan anak muda dan remaja. Seringnya kecelakaan di jalanan dan menimbulkan korban tewas menjadi bukti bagaimana tidak diperhatikannya soal keselamatan berkendara.

Menuju Pasar Bebas Asean Kualitas Daya Saing Produk Kreatif

Kamis, 10/10/2013 09:00 WIB Memasuki era globalisasi dengan kemajuan di segala aspek, mulai dari teknologi, ekonomi, sosial dan politik membuat perubahan terasa begitu cepat. Tanpa disadari, kemajuan tersebut membuat suatu negara harus bekerja keras untuk selalu mengikuti dan terus memantau arah dan laju perkembangan ke depan. Karena jika tidak, negara tersebut akan semakin tertinggal dengan negara lain, dan bahkan bisa dijadikan sasaran empuk negara maju untuk menjual produk mereka.

Mendekatkan TNI kepada Masyarakat

Selasa, 08/10/2013 09:00 WIB Selama ini setiap datang Hari Ulang Tahun (HUT) TNI maka menu wajib yang harus dilaksanakan adalah upacara kemiliteran. Baru kemudian diikuti kegiatan pendamping untuk memeriahkan hari TNI tersebut. Selain itu kegiatan pendamping tersebut juga dimaksudkan untuk mendekatkan TNI dengan masyarakat. Maka digelarlah berbagai macam event hiburan mulai dari acara pentas musik, aneka lomba untuk masyarakat, sepeda santai hingga konvoi kendaraan tempur yang bisa dinaiki oleh masyarakat.

Melacurkan Mahkamah Konstitusi

Selasa, 08/10/2013 09:00 WIB Dalam doktrin Trias Politica ada pemisahan kekuasaan yaitu kekuasaan legislatif, yudikatif dan eksekutif. Dalam Tris Coruptica di Indonesia menjadi : Legisla-thieves, Yudika -thieves dan Ekseku-thieves. Semua lembaga sudah menjelma menjadi sekumpulan maling atau pencuri. Tidak mengejutkan mendengar berita penangkapan Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebab semua perilaku korup sudah menjalar di semua sendi bangsa ini. Ada guyonan di jejaring sosial bahwa penangkapan pejabat negara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ibarat sedang arisan. Semua sedang menunggu giliran. Yang mengejutkan adalah mengapa nilai dan harga diri seorang Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) hanya di bawah 10 miliar? Ini pertanyaan remeh namun menohok. Padahal Mahkamah Konstitusi adalah lembaga tinggi negara dengan tugas yang luar biasa. Lebih menohok lagi adalah saat melihat kenyataan bahwa lokasi kejahatan adalah di rumah dinas milik negara yang dibangun dengan keringat rakyat lewat pajak yang mereka bayar. Rumah dinas pejabat tinggi negara di Widya Candra yang seharusnya wingit sebab setan dan iblis tidak berani mendekat apalagi rakyat kecil, tidak ubahnya menjadi pasar kumuh untuk melakukan praktek haram berupa transaksi kekuasaan dengan uang.

Wujudkan Kerukunan di Akar Rumput

Senin, 07/10/2013 09:00 WIB Deklarasi damai menjadi menu utama dalam setiap pelaksanaan Pilkada (Pemilihan kepala daerah) atau Pemilu (Pemilihan Umum). Pelaksanaan deklarasi damai biasanya dilakukan para calon yang berlaga dalam Pilkada, Pilpres serta para caleg dalam Pileg. Hanya saja, untuk deklarasi damai para caleg sering kali hanya dilakukan simbolis di tingkat nasional atau provinsi hingga tingkat kabupaten. Itu pun selama ini hanya simbolis dilakukan para pengurus partai peserta Pemilu.

Tuntut Mati Saja

Jumat, 04/10/2013 09:00 WIB Kehidupan bernegara di negeri ini sontak goncang ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar sebagai dengan tuduhan korupsi. Bertapa tidak, MK lembaga tinggi yang merupakan garda depan penegakan konstitusi bernegara hancur pamornya gara-gara kasus ini. Penangkapan tersebut semakin membuktikan korupsi sudah menggerogoti seluruh sendi kehidupan bernegara, sampai-sampai lembaga tinggi seperti MK pun tersusupi virus korupsi.