Jumat, 19/09/2014

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : harianjoglosemar@gmail.com

Onderdil Begu Proyek Dam Kali Apu Digasak Maling

  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_validate() should be compatible with views_handler::options_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_submit() should be compatible with views_handler::options_submit($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter_boolean_operator::value_validate() should be compatible with views_handler_filter::value_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter_boolean_operator.inc on line 159.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_validate() should be compatible with views_plugin::options_validate(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_submit() should be compatible with views_plugin::options_submit(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.

Senin, 19/11/2012 06:00 WIB - Ario Bhawono

BOYOLALI—Alat berat (backhoe) proyek pembangunan Dam Kali Apu, Kecamatan Selo mogok lantaran onderdil CPU dan mo
nitornya raib diembat pencuri. Aksi pencurian itu kali pertama diketahui Senin (19/11) pagi.
Informasi yang diterima Joglosemar menyebutkan, kejadian pencurian itu diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu Wisantoro (27) petugas kenek begu, bermaksud menghidupkan mesin alat berat yang diparkir di halaman mes pekerja. Namun ia kaget karena mendapati kaca belakang begu tersebut sudah dalam keadaan terbuka.
Dia lantas memeriksa kondisi begu dan menemukan CPU serta monitornya sudah lenyap tidak ada pada tempatnya. Kontan saja saksi langsung memberitahukan kejadian itu ke rekan-rekannya yang lain, di antaranya yakni Subandi (46) dan Haryono (30), penjaga malam proyek.
Sadar telah terjadi pencurian, mereka mencoba menelusuri jejak pelaku pencurian dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat.  Hasil penelusuran menemukan bekas tapak kaki di ladang yang ada di belakang mes karyawan.
Sementara itu menurut Su
bandi, dirinya mengaku sempat mendengar suara sepeda motor pada Minggu malam sekitar pukul 22.00 WIB. Hanya saja saat itu dirinya tidak curiga lantaran mengira suara motor warga setempat yang tengah melintas. “Tadi malam memang sempat dengar suara motor, tapi dikira itu motor warga, apalagi saat itu tengah hujan deras,” terang dia.
Diduga, pelaku masuk ke lingkungan mes karyawan dari belakang, yakni dari arah Kali Apu. Sehingga diduga kuat pelaku masuk dengan menyurusi tepi sungai Kali Apu. Hal ini diperkuat dengan temuan bekas tapak kaki pelaku di ladang belakang mes.
Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kapolsek Selo AKP Suparma membenarkan kejadian pencurian tersebut. Menurut Kapolsek, setelah mendapat laporan, pihaknya segera ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Akibat kejadian ini, diperkirakan kerugian yang dialami kontraktor mencapai Rp 50-an juta. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, selain olah TKP kami juga memintai keterangan sejumlah saksi-saksi,” jelas dia.
Sementara itu tidak bero
perasinya satu alat berat karena pencurian itu, tidak lantas membuat jalannya proyek terhenti. Pasalnya menurut Su
bandi terdapat tiga buah alat berat yang difungsikan untuk pengerjaan pembangunan proyek dam Kali Apu. Sehingga secara keseluruhan jalan
nya proyek saat ini tidak terlalu terganggu. “Meski demikian kami berharap supaya kasus ini dapat diungkap segera,” imbuh dia.

Ario Bhawono