Sabtu, 16/12/2017

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : [email protected]

Minim Ruang Hijau, Bocah Jogja Protes Walikota


Senin, 28/10/2013 19:49 WIB -

JOGJA—Puluhan pemuda dari beragam komunitas di kampung-kampung Kota Jogja menggelar aksi yang disebut sebagai happeningart Bocah Jogja Nagih Janji. Aksi itu digelar di titik nol kilometer Yogyakarta, Minggu (27/10).
Dalam aksinya, para pemuda itu memainkan berbagai permainan tradisional di tengah jalan saat lampu merah. Dengan bertelanjang dada dan dicat warna-warni, mereka bermain otok-otok, ular tangga, ular naga, egrang, lompat tali, dan permainan  tradisional lainnya.
Mereka juga membentangkan beberapa tulisan bernada protes atas kebijakan kota yang dinilai tak peduli terhadap ruang publik. Di antaranya, Dolanku Neng Hutan Beton, Lapanganku Ilang,Ayo Konco Dolan Neng Jobo,Terus Bergoyang Tuk Ciptakan Ruang, dan lain-lain.
Koordinator aksi, Anisa Rahmawati mengatakan, aksi protes ini dilakukan karena ruang yang mendukung kegiatan belajar dan bermain anak-anak Jogja semakin hilang. Kehidupan kota Jogja telah berubah menjadi komersial dan individual. “Kampung-kampung kota yang menjadi unsur utama pembentuk kota Yogya tergusur oleh perubahan fungsi lahan, makin banyak hotel, mal, dan lainnya,” kata Anisa Rahmawati.
Aksi para pemuda Jogja itu juga merupakan bagian dari Festival Seni Mencari Haryadi (Walikota Jogja). Mereka menagih janji, soal ruang-ruang terbuka hijau untuk anak-anak Jogja yang dijanjikan Haryadi. Detik