Sabtu, 16/12/2017

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : [email protected]

Kualitas Sekolah Swasta Lebih Baik


Senin, 18/06/2012 06:00 WIB - Farrah Ikha Riptayani

SOLO—Kualitas sekolah swasta dinilai lebih baik daripada sekolah negeri, khususnya untuk jenjang sekolah dasar (SD). Hal tersebut dikatakan Ketua Dewan Pendidikan Kota Surakarta (DPKS), Ichwan Dardiri menanggapi peringkat 10 besar SD berdasarkan nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) 2011/2012.
Dilihat dari nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) 2011/2012, peringkat tiga besar didominasi oleh tiga sekolah swasta yaitu SD Muhammadiyah Program Khusus (PK), SD Al-Azhar Syifa Budi dan SD Ta’mirul Islam.
Sementara SD negeri yaitu SDN Mangkubumen 15 turun peringkat menjadi nomor empat, setelah tahun lalu menduduki peringkat pertama. Demikian juga dengan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) negeri yaitu SDN Cemara Dua bahkan tidak masuk peringkat 10 besar.
“Ini disebabkan SD negeri terlalu banyak pembatasan untuk pengembangan, sehingga kreativitas menurun. Sementara swasta lebih terpacu untuk berkreasi,” kata Ichwan kepada Joglosemar, Minggu (17/6).
Oleh sebab itu pihaknya meminta kepada pemerintah supaya menjadikan hal ini sebagai bahan evaluasi. “Namun dengan demikian, jangan lalu membatasi ruang gerak swasta,” ujar Ichwan.
Kondisi Tidak Sama
Ditemui terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar SD dan AUD, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Supraptiningsih mengatakan bahwa setiap tahun kondisi anak-anak tidak sama. “Sekarang baik, besok…(tidak tahu),” katanya.
Menurutnya, banyak faktor yang menjadikan turunnya peringkat. Baginya, hal ini dapat dijadikan sebagai motivasi tersendiri dalam hal peningkatan kualitas pembelajaran. Ia pun mengatakan selama ini semua sudah dipenuhi oleh pemerintah.
“Di SDN Cemara Dua misalnya, di sana tidak hanya ada siswa RSBI tetapi juga ada kelas akselerasi, dan reguler. Kondisi ini juga dapat berpengaruh pada nilai. Demikian juga dengan besar kecilnya jumlah siswa juga akan berpengaruh pada rata-rata nilai,” jelas Supraptiningsih.

Farrah Ikha Riptayani