Minggu, 21/12/2014

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : harianjoglosemar@gmail.com

KONSEP PROYEK JENSUD DICAP AMBURADUL

  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_validate() should be compatible with views_handler::options_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_submit() should be compatible with views_handler::options_submit($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter_boolean_operator::value_validate() should be compatible with views_handler_filter::value_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter_boolean_operator.inc on line 159.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_validate() should be compatible with views_plugin::options_validate(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_submit() should be compatible with views_plugin::options_submit(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.

Kamis, 29/11/2012 06:00 WIB - Murniati

PASAR KLIWON—Komisi II DPRD Solo menilai konsep Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) dalam proyek penataan kawasan Jenderal Sudirman (Jensud) amburadul. Alasan-
nya, saat diinspeksi, kontraktor mengaku tidak memiliki DED dan dokumen lelang proyek senilai Rp 6,3 miliar itu.
Kejanggalan itu membuat Ketua Komisi II DPRD Solo, Djaswadi marah saat inspeksi ke lokasi proyek, Selasa(27/11) lalu. Saat itu, Djaswadi menanyakan soal DED. Kontraktor pun menjawab tidak memegangnya. ”Rekanan tidak bisa menunjukkan dokumen lelangnya. Lantas kami menanyakan kepada DTRK, namun dijawab dengan kata tidak tahu. Lantas, mereka bekerjanya berdasarkan apa?” kata kepada Joglosemar, Rabu (28/11).
Kinerja DTRK, kata politisi Partai Golkar itu sudah ceroboh. Menurutnya, eksekutif tidak pernah memberikan informasi mengenai program itu. Alasannya, penataan Jalan Jenderal Sudirman itu didanai oleh APBN sebesar Rp 6,3 miliar. “Karena itu lokasinya di Solo, harusnya kami juga dibe-
ritahu. Termasuk pemberian DED dan salinan dari dokumen lelang. Apalagi, yang membuat DED itu adalah DTRK Solo. Kok kami tidak diberi tahu sedikit pun,” ujarnya.
Sedangkan Anggota Komisi II DPRD Solo, Yulianto Indratmoko,  mempertanyakan soal Analisis Dampak Lingkung-
an Lalu Lintas (Andadalin) di kawasan tersebut. “Konsepnya seperti apa saja,  DTRK tidak tahu. Saya kok menduga Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) tidak mengetahui pembongkaran marka jalan itu. melihat yang ada di lapangan, kami menilai konsep DTRK amburadul,” ucapnya.
Penataan jalan di depan kantor Telkom Solo yang juga menjadi satu bagian dengan kawasan Jenderal Sudirman juga dia nilai kurang bagus. Pihak-
nya memastikan jika DTRK tidak memahami masalah sanitasi di sana yang rawan banjir. “DTRK justru tidak melakukan komunikasi dan koordinasi dengan dinas lain. Bagaimana sebenarnya cara kerja mereka?” ujarnya.
Terkait dengan pembongkaran median jalan, Anggota Komisi II DPRD Solo, Herlan Purwanto mengatakan, tindakan itu justru membuat kawasan rawan kecelakaan. Pertimbangannya, median jalan menjadi pemisah dua jalur yang berlawanan. “Kalau tidak ada pembatas dua arus tentu rawan kecelakaan,” katanya.

Murniati