Sabtu, 16/12/2017

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : [email protected]

Kiriman Paket Dibobol, Pengusaha Tekor Rp 25 Juta


Jumat, 10/01/2014 19:58 WIB -

SRAGEN—Nasib apes menimpa Mursyamsir (43) warga Gambaran RT 22, Desa Gabugan, Kecamatan Tanon. Pria yang berprofesi sebagai pengusaha itu harus gigit jari karena kiriman paket barang dagangan miliknya senilai Rp 25 juta dibobol orang tak dikenal.
Barang-barang seperti arloji dan elektronik yang dikemas dalam kardus itu hilang saat berada di sebuah kantor jasa pelayanan kiriman paket di daerah Sukomarto, Jetak, Sidoharjo. Diduga kuat, paket kiriman milik korban dibawa kabur oleh orang yang membobol kantor paketan tersebut.
Raibnya barang paketan itu terungkap dari laporan yang masuk ke Polres Sragen, Kamis (9/1). Dalam keterangannya, korban menyampaikan kejadian pembobolan diketahui dua hari lalu sekitar pukul
15.00 WIB.
Ceritanya, sekitar pukul 11.00 WIB korban dihubungi oleh Marno, tukang tambal ban yang mangkal di samping kantor jasa pelayanan paket di Sukomarto. Kepada korban, ia memberitahukan jika satu dus paketan atas nama korban ditemukan oleh pemulung bernama Supardi di daerah Nguwer.
Korban pun segera menghubungi Marno dan bersama-sama mengecek ke kantor paketan. Saat dicek, kantor masih tutup namun kunci gemboknya sudah rusak. Setelah dicek ternyata dua dus paket milik korban sudah raib.
Satu dus yang berisi ikan asin, BPKB, dan surat pindah ditemukan di jalan oleh pemulung di wilayah Nguwer. Sedangkan satu dus yang lain berisi dagangan jam tangan berbagai merek dengan total harga sekitar Rp 25 juta.
Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan ke Polsek Sidoharjo yang kemudian diteruskan ke Polres Sragen. Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Sri Wahyuni mewakili Kapolres AKBP Dhani Hernando membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Menurutnya, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Wardoyo