Sabtu, 23/08/2014

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : harianjoglosemar@gmail.com

Bebas Pajak, Rumah Bersubsidi Diminati Konsumen

  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_validate() should be compatible with views_handler::options_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_submit() should be compatible with views_handler::options_submit($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 607.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter_boolean_operator::value_validate() should be compatible with views_handler_filter::value_validate($form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter_boolean_operator.inc on line 159.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_validate() should be compatible with views_plugin::options_validate(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_submit() should be compatible with views_plugin::options_submit(&$form, &$form_state) in /home/joglosemar/public_html/sub_edisicetak/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 134.

Jumat, 31/08/2012 06:00 WIB - Dwi Hastuti

SOLO—Pemerintah melalui Menteri Keuangan, Agus Martowardojo mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.011/2012 tentang membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah dengan harga hingga Rp 88 Juta (di luar Papua) dan hingga Rp 145 juta (khusus Papua). Kebijakan itu langsung disambut baik oleh pengembang. Bahkan para pengembang rumah sederhana berdalih dengan pembebasan pajak tersebut, permintaan rumah akan mengalami peningkatan.
Direktur Utama PT Athaya, Anthony Hendro mengatakan, aturan pembebasan pajak tersebut diprediksi mampu menggenjot penjualan rumah. Karena Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) semakin mudah untuk mendapatkan rumah.
Lanjut Anthony, sebelum aturan baru ini disahkan, selama ini rumah bebas PPN hanya sebatas hingga harga Rp 70 juta. Kemudian untuk besarannya PPN yaitu sebesar 10 persen. Tentu saja dengan adanya PPN hingga 10 persen tersebut bisa memberatkan konsumen.
“Bahkan adanya PPN menjadi kendala tersendiri bagi MBR untuk memiliki rumah,” terang Anthony saat ditemui di kantornya, Kamis (30/8).
Pihaknya berharap, dengan pembebasan pajak ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk segera memiliki rumah. Pihak pengembang sendiri, sambung Anthony sudah menyiapkan lahan untuk mencukupi kebutuhan rumah di Solo dan sekitarnya.
“Saat ini saya akan membangun 400 unit rumah subsidi di kawasan Wonorejo dan 530 unit di Sukoharjo. Saat ini baru tahap pembebasan tanah, dan tahun depan bisa langsung di pasarkan,” imbuh Anthony.
Guna mendapatkan rumah tidak harus dengan tunai, namun konsumen bisa mendapatkan fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dari perbankan. Kemudian bagi masyarakat yang kesulitan membayar Uang Muka (UM), saat ini banyak fasilitas yang bisa dinikmati bagi pekerja untuk mendapatkan pinjaman uang muka. Di antaranya dengan menggunakan fasilitas Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) dari Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) serta Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapetarum PNS).
Sementara itu, Direktur Utama PT Tirta Sinangka yang juga pengembang hunian subsidi di Wonogiri dan sekitarnya, Wahyu Adi Dermawan, menyambut baik terkait aturan baru tersebut. Dirinya mengimbau ke seluruh pengembang agar menyiapkan stok rumah masing-masing lantaran diprediksi penjualan akan laris manis.
“Sehingga kalau ada permintaan rumah, maka stok sudah siap. Dengan demikian pengembang juga tidak akan panik,” kata Wahyu.
Lanjut Wahyu, saat ini pihaknya sudah menyiapkan 300 unit baik yang berada di Griya Permata Asri Sukoharjo maupun yang berada di Griya Giri Jati Wonogiri. Bahkan hingga akhir tahun nanti, Wahyu menargetkan stok tersebut bisa ludes terjual.

Dwi Hastuti