Jumat, 28/07/2017

PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.joglosemar.co | email : [email protected]

ATM Hancur Dibom


Jumat, 10/01/2014 19:47 WIB -

MALANG—Bilik anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Mandiri di Jalan Kertanegara, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, meledak pada Kamis (9/1) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun diduga ATM tersebut sengaja diledakkan oleh seseorang menggunakan bom.
Bilik mesin ATM itu luluh lantak, kaca bilik berhamburan hingga sekitar 20 meter dari lokasi, dan sebagian serpihan kacanya memenuhi ruko (rumah toko) dan sebuah rumah makan yang ada tak jauh dari lokasi ledakan. Uniknya, meski kaca bilik luluh lantak, mesin ATM yang ada di dalamnya masih tetap utuh.
“Ledakan terjadi sekitar pukul dua  dini hari tadi dan lokasi ledakan saat ini sudah diamankan oleh puluhan personel kepolisian maupun TNI,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Malang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Adi Deriyan Jayamarta, Kamis (9/1).

Adi Deriyan mengatakan, sampai kemarin gegana dan petugas dari Puslabfor Polda Jatim masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab ledakan tersebut. Petugas  Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) personel kepolisian masih melakukan olah TKP.
Sampai sekarang (kemarin-red), motif peledakan belum berhasil diketahui. Sejauh itu pula, Polisi antara lain sudah meminta keterangan dari empat orang saksi. Empat orang saksi yang tengah dimintai keterangan adalah Satpam rumah makan yang berada di depan lokasi kejadian, Rifai, dua Satpam Pabrik Kaleng Arthawena, dan satu satpam BPR Sukorejo Makmur.
Selama petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Jalan Kertanegara Karangploso yang menjadi jalur alternatif kendaraan dari arah Surabaya atau Kota Malang menuju arah Kota Batu, ditutup untuk sementara.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Awi Setiyono, sebagaimana dikutip Merdeka  mengatakan, selain melakukan penyelidikan motif ledakan, polisi juga menyelidiki jenis bom digunakan. Pihak kepolisian juga mengerahkan puluhan personel untuk menyisir lokasi ledakan hingga radius sekitar 20 meter di kawasan pertokoan dan rumah makan serta area persawahan yang radiusnya mencapai 50 meter.
Setiap benda yang mencurigakan ditandai dengan lingkaran kapur. Polisi juga menandai empat bekas jari yang ada di bagian bawah kiri mesin ATM dengan lingkaran. Namun demikian, belum ditemukan benda yang menunjukkan material peledak yang digunakan pelaku.
“Memang ada empat sidik jari, tapi belum ditemukan adanya tanda-tanda yang mengarah pada bahan peledaknya. Kami hanya menyisir dan menandai sidik jari tersebut dan untuk penanganan lebih lanjut akan ditangani oleh Polda Jatim,” ujar salah seorang polisi yang menyisir lokasi ATM tersebut.
Namun polisi belum menemukan benda yang kemungkinan menjadi penyebab ledakan. Penyelidikan di lokasi ledakan dilakukan oleh tim Gegana dan Pusat Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Timur.
Sekarang polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jalan Kertanegara Karangploso yang menjadi jalur alternatif kendaraan dari arah Surabaya atau Kota Malang menuju arah Kota Batu ditutup sementara untuk keperluan olah TKP. Antara